HARI PAHLAWAN YANG DINGIN-DINGIN SAJA

Minggu, 11 November 20120 komentar


Peringatan hari pahlawan di Kabaupaten Agam tahun ini terasa dingin-dingin saja, bahkan ketika upacara pun marwah hari pahlawan tidak terasa, dengan minimnya para sepuh veteran dan purnawirawan yang datang dibangku undangan, bahkan muspida plus pun banyak yang diwakilkan, apakah memang begini cara kita menghargai pahlawan kita? 

Padahal tahun ini salah satu putra minangkabau kembali ditetapkan secara hukum sebagai pahlawan nasional yaitu Muhammad Hatta, tapi tak satupun spanduk ucapan rasa bersyukur dari kita yang menggambarkan rasa gembira kita dengan penghargaan yang diterima, apakah Hatta bukan pahlawan kita? 

Apakah batas administrasi begitu berpengaruh untuk sekedar memberi penghormatan kepada pahlawan? Lalu apakah kita lupa ketika Hatta dilahirkan bukankah beliau lahir di Bukittinggi yang ketika itu masih ibu kota nya rang Agam? 

Malu kita rasanya dengan keadaan ini, Kita seolah tidak dapat menghargai jasa pahlawan dan menghormati para veteran kita. semoga untuk tahun berikutnya, hari pahlawan harus ada marwah kepahlawanan dan penghormatan pada pejuang, berkorbanlah untuk menghargai para pahlawan walau mereka tidak meminta untuk dihormati, layani lah mereka, walau mereka tidak minta untuk dilayani, jangan laksanakan upacara peringati hari pahlawan sekedar pelepas tradisi saja. 

Apalagi tahun ini didampingi pula dengan memperingati hari kesehatan. Maka lebih terasa hari kesehatannya dari pada hari pahlawannya, atau karena kita memang tidak punya jiwa pejuang lagi?
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. SMILe NEWSPAPER - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger